Tampilkan postingan dengan label jahit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jahit. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2016

Cara Membuat Wadah Mukena


Wadah mukena ini saya buat saat sedang mencoba berlatih menjahit, sudah agak lama tapi keinginan menulis baru saja muncul, haha

Kenapa wadah mukena? Yap kebutuhan akan tempat mukena tiba-tiba muncul saat saya sering beraktivitas di luar rumah. Kebetulan saat itu saya sedang disibukan menjadi enumerator, dimana pekerjaan nya mengambil data lapangan. Kerjaanya datang dari satu alamat ke alamat lain donk, dan dapat dipastikan belum tentu di setiap wilayah ada mushala. Padahal saya termasuk orang yang suka berfikir praktis bahwa tiap mushala pasti ada mukena. Well pada kenyataannya tidak semua mushala atau masjid memiliki mukena, kadang ada sih tapi di kunci lemarinya, kadang ada juga sih tapi mukena ukuran anak-anak haha (pernah bgt terpaksa pakai) atau yang lebih sering kejadian adalah mukena umum tidak layak pakai (yang cewe cewe, you know what i mean). Karena kebutuhan membawa mukena menjadi hal yang krusial jadilah saya mengobrak-abrik lemari, mencari mukena parasut yang gampang dilipat, praktis, serta enteng dibawa-bawa. Tapi ternyata wadahnya hilang sodara-sodara. Kadang menggunakan mukena parasut ini juga memiliki kendala yaitu susah memasukannya ke wadahnya yang kekecilan (alasan tidak bisa melipat rapi). Baiklah kalau begitu kebetulan punya sisa kain perca di rumah kenapa tidak membuat sendiri?

Mari kita mulai menyiapkan bahan:
1. Kain perca dua lembar (beda motif lebih cantik)
2. Benang

What udah bahannya cuma dua aja? iya. Serius ga ada lagi?

3.Niat

Alat yang dibutuhkan tentu saja adalah mesin jahit, yang tidak punya bisa menjahit secara manual. Gunting dan jarum pentul.

Inspirasi bentuk wadah mukena ini sebenarnya hanya berdasar imaginasi aja, tanpa ziper, kancing tanpa perekat (sebenarnya malas beli). Tapi tetap rapi dan dibolak-balik tetap cantik. Jadi pertama-tama saya hanya mereka-reka seperti apa bentuk yang saya inginkan dari kertas (sungguh amat manual dan seadanya). Ukuran sebenarnya bisa di reka-reka sesuai keinginan kalian.

1. Potong dua kain sama besar dengan bentuk persegi panjang, satu sebagai inner, satu untuk tampilan luar. Ini kalau tidak salah 16 cm x 42 cm. 

2. Jahit sekeliling kain berbentuk U ya, satu sisi bebas dari jahitan, agar bisa dibalik. Bisa pakai bantuan jarum pentul saat menjahit sekeliling agar kain sama rata.
3. Balik kain sehingga jahitan U sisi-sisi tidak terlihat, setelah itu jahit sisi yang terbuka. 
4. Dari persegi panjang tekuk sisi kiri 8 cm ke bagian tengah, dan tekuk sisi kanan 14 cm ke tengah sehingga menutup sedikit lipatan kain dari sisi kiri. Jahit sisi-sisi atas dan bawah. Balik kain dan jadilah wadah. 

Mohon maaf pada langkah ke 4 tidak ada gambar, lupa tidak memfoto -_- jadi kalau bingung ini bentuknya kayak jahitan bantal itu kok. Oia selain bisa untuk wadah mukena jahitan semacam ini bisa juga dijadikan bantal tinggal dikreasikan ukuran menjadi persegi. Cantik juga jika ditambah hiasan seperti kancing atau renda. Selamat mencoba, semogga membantu.

Senin, 24 Agustus 2015

Cara Membuat Bantalan Jarum/Pin Cushion

batalan jarum/pin cushion

Awalnya karena udah cape nyari peniti akhirnya latihan pake jarum buat pake kerudung. Dulu kalau liat mbak-mbak pake jarum mikir, ih kok ga nusuk sih, ih kok bisa sih... Sekarang ih kok lebih praktis pake jarum sih ihh.. haha

Alhasil jarum tercecer di depan kaca, salah-salah jatuh, salah-salah ilang, salah-salah keinjek auhh. Trus mikir nih apa bikin bantalan aja yah, toh stock kain perca buanyakk.

Searching model ihh lucu-lucu banget. Ada burung hantu, ayam, kotak, tutup botol, cupcakes, nyampe donat. Trus liat tutorial di youtube, kok paling gampang bentuk bunga ya haha, yaudah bikin itu aja, manis juga kok. Jadi buat kalian yang pingin bikin juga simak tutorial di bawah ini ya...



Bahan (seadanya bgt di rumah)
  1. kain perca / kain sisa
  2. gunting
  3. pensil warna
  4. jarum pentul
  5. piring
  6. benang
  7. jarum
  8. kapas (please jangan pake kapas pakailah dakron)
  9. manik-manik/kancing (optional)





Cara membuat :
  1. Gunting kain dengan pola hasil nyetak dari piring. Ini ga pake ukuran bgt yah, yah selebar piring makan biasa 
  2. Pake jarum pentul lipat pinggir-pinggirnya
  3. Jahit jelujur di sekeliling pola (gini nih gambar nya - - - - ). Inget ya jangan di tali mati akhirnya.
  4. Tarik benang nyampe kain bentuk kantong.
  5. Masukin dakron (isi boneka itu lho) benang wol bisa kali ya, kain perca cincang probably, or terserah kamu, kapuk dsb. Aku pakai kapas dan its a big no karena dia memadat di dalam dan hasilnya ga terlalu enak buat nusukin jarum. Ini nyadarnya juga pas kelar, Jadi mau bongkar lagi sayang. 
  6. Tarik sampai lubang kecil terus jahit saling silang biar makin rapat. Bentuknya gini * haha bintang maksudnya dari  kanan ke arah kiri, dari atas ke bawah, dari tenggara ke barat laut dan seterusnya sampai kamu yakin rapet.
  7. Tusuk jarum dipusat lubang bawah hingga tembus ke atas. Nah setelah muncul tarik benang keluar arah kanan, trus ke bawah titik pusat lagi, tusuk naik ke pusat atas lalu ke kiri luar ke titik pusat bawah, tusuk hingga keluar di titik pusat atas. Gitu terus nyampe ke bentuk semacam kelopak yang kamu inginkan. 
  8. Sebagai pemanis titik pusat atas bisa di masukin manik-manik atau kancing sesuka kamu. Yeahh jadi

Manis kan yah, ayuk-ayuk dicoba, daripada beli, eh beli juga gpp sih ngasih laba ke penjual. Tapi seneng kan ya bisa bikin sendiri...